Anda memiliki kebiasaan berbicara sendiri? Mungkin sebagian orang menganggap itu hal yang aneh, bahkan ada yang menganggap itu kebiasaan orang gila. Tapi perlu Anda ketahui bahwa kebiasaan berbicara sendiri salah satu tanda orang jenius.
Tapi tidak ada salahnya kok bicara dengan diri sendiri. Karena dikutip dari elitedaily.com, orang-orang yang bicara kepada dirinya sendiri justru orang-orang yang jenius. Orang-orang cerdas di bumi ini pasti pernah berbicara untuk diri mereka sendiri.
Seperti misalnya Einstein, ia mempertanyakan pada dirinya sendiri mengapa hal ini bisa begini dan mengapa bisa begitu. Bagaimana bisa hal ini menjadi seperti ini dan seperti itu. Bahkan mereka yang cerdas lebih sering tampak menghabiskan waktu sendiri. Dengan siapa lagi kira-kira ia berinteraksi selain dengan dirinya sendiri?
Pada akhirnya dirinya sendiri berpikir lebih keras untuk menemukan jawaban untuk dirinya sendiri. Dalam sebuah penelitian di Quarterly Journal of Experimental Psychology, dijelaskan bahwa sebenarnya, bicara pada diri sendiri itu punya banyak manfaat.
Dalam sebuah percobaan, sekian banyak orang disuruh menemukan sebuah barang dengan kelompok diam dan kelompok yang menyebut nama barang tersebut. Hasilnya, kelompok yang menyebut nama barang lebih cepat menemukan barang yang dimaksud daripada kelompok satunya.
Mereka menemukan objek dengan lebih mudah ketika mereka berbicara untuk diri mereka sendiri ketika mencari barang yang dimaksud. Ternyata, berbicara kepada diri sendiri membuat otak bekerja lebih efisien dan lebih aktif.
Lagipula, banyak orang yang sebenarnya sering bicara sendiri atau sebenarnya sedang berbicara dengan suara-suara yang ada di kepalanya.
Berikut adalah tiga manfaat dari kebiasaan bicara sendiri, yang perlu untuk Anda ketahui.
1. Membantu Menyalurkan Emosi
Pernah kesal terhadap seseorang ataupun kesal akan sebuah kejadian, lalu Anda ngedumel alias menggerutu? Nah, itulah salah satu bentuk dari bicara sendiri, dan berguna sebagai penyaluran emosi. Namun, sebagai catatan penting jangan sampai kekesalan yang diluapkan melalui bicara sendiri ini, justru menambah emosi Anda.
2. Meningkatkan Kemampuan Otak
Mungkin Anda pernah mengerjakan tugas sambil menyebutkan hal-hal apa saja yang akan atau sedang dilakukan? Bila ya, maka kebiasaan tersebut juga merupakan bentuk bicara sendiri. Nah, manfaat lain dari bicara sendiri ternyata dapat membantu kerja otak untuk lebih fokus, seperti pada saat orang menulis dengan membaca apa yang dia tuliskan. Selain itu, manfaat bicara sendiri bagi otak, adalah mampu meningkatkan kemampuan otak untuk lebih fokus dalam mengingat (memori).
3. Mengurangi Kecemasan dan Menambah Motivasi
Pernah gugup atau grogi ketika bersiap-siap untuk melakukan sesuatu yang penting? misalnya seperti memberikan pidato di depan banyak orang? Atau mungkin cemas ketika akan menghadapi ujian? Bila ya, maka mungkin Anda perlu mencoba untuk berbicara pada diri sendiri, karena ternyata bicara sendiri termasuk cara yang efektif untuk mengurangi kecemasan dan juga dapat menambah motivasi untuk melalui hari penting Anda.Jadi, bicara sendiri bukan berarti gila. Mungkin karena Anda cerdas, itu saja.
Tapi tidak ada salahnya kok bicara dengan diri sendiri. Karena dikutip dari elitedaily.com, orang-orang yang bicara kepada dirinya sendiri justru orang-orang yang jenius. Orang-orang cerdas di bumi ini pasti pernah berbicara untuk diri mereka sendiri.
Seperti misalnya Einstein, ia mempertanyakan pada dirinya sendiri mengapa hal ini bisa begini dan mengapa bisa begitu. Bagaimana bisa hal ini menjadi seperti ini dan seperti itu. Bahkan mereka yang cerdas lebih sering tampak menghabiskan waktu sendiri. Dengan siapa lagi kira-kira ia berinteraksi selain dengan dirinya sendiri?
Pada akhirnya dirinya sendiri berpikir lebih keras untuk menemukan jawaban untuk dirinya sendiri. Dalam sebuah penelitian di Quarterly Journal of Experimental Psychology, dijelaskan bahwa sebenarnya, bicara pada diri sendiri itu punya banyak manfaat.
Dalam sebuah percobaan, sekian banyak orang disuruh menemukan sebuah barang dengan kelompok diam dan kelompok yang menyebut nama barang tersebut. Hasilnya, kelompok yang menyebut nama barang lebih cepat menemukan barang yang dimaksud daripada kelompok satunya.
Mereka menemukan objek dengan lebih mudah ketika mereka berbicara untuk diri mereka sendiri ketika mencari barang yang dimaksud. Ternyata, berbicara kepada diri sendiri membuat otak bekerja lebih efisien dan lebih aktif.
Lagipula, banyak orang yang sebenarnya sering bicara sendiri atau sebenarnya sedang berbicara dengan suara-suara yang ada di kepalanya.
Berikut adalah tiga manfaat dari kebiasaan bicara sendiri, yang perlu untuk Anda ketahui.
1. Membantu Menyalurkan Emosi
Pernah kesal terhadap seseorang ataupun kesal akan sebuah kejadian, lalu Anda ngedumel alias menggerutu? Nah, itulah salah satu bentuk dari bicara sendiri, dan berguna sebagai penyaluran emosi. Namun, sebagai catatan penting jangan sampai kekesalan yang diluapkan melalui bicara sendiri ini, justru menambah emosi Anda.
2. Meningkatkan Kemampuan Otak
Mungkin Anda pernah mengerjakan tugas sambil menyebutkan hal-hal apa saja yang akan atau sedang dilakukan? Bila ya, maka kebiasaan tersebut juga merupakan bentuk bicara sendiri. Nah, manfaat lain dari bicara sendiri ternyata dapat membantu kerja otak untuk lebih fokus, seperti pada saat orang menulis dengan membaca apa yang dia tuliskan. Selain itu, manfaat bicara sendiri bagi otak, adalah mampu meningkatkan kemampuan otak untuk lebih fokus dalam mengingat (memori).
3. Mengurangi Kecemasan dan Menambah Motivasi
Pernah gugup atau grogi ketika bersiap-siap untuk melakukan sesuatu yang penting? misalnya seperti memberikan pidato di depan banyak orang? Atau mungkin cemas ketika akan menghadapi ujian? Bila ya, maka mungkin Anda perlu mencoba untuk berbicara pada diri sendiri, karena ternyata bicara sendiri termasuk cara yang efektif untuk mengurangi kecemasan dan juga dapat menambah motivasi untuk melalui hari penting Anda.Jadi, bicara sendiri bukan berarti gila. Mungkin karena Anda cerdas, itu saja.
Comments
Post a Comment